Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Bertemu Rais Aam PBNU, Wapres Bahas Isu Kemasyarakatan

108
×

Bertemu Rais Aam PBNU, Wapres Bahas Isu Kemasyarakatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Spread the love

Jakarta, Lintas5terkini.com – Masih dalam bulan Syawal dan suasana Idulfitri 1444 Hijriah, sore ini, Senin (8/05/2023), Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K. H. Miftachul Akhyar di Kediaman Resmi Wapres, Jl. Diponegoro No. 2 Jakarta Pusat.

Selain bersilaturahmi, pada kesempatan tersebut Wapres dan Miftachul Akhyar juga berdiskusi tentang isu-isu kemasyarakatan, seperti menjaga kerukunan bangsa dan negara. Hal tersebut diungkapkan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi, Masduki Baidlowi, usai mendampingi Wapres pada pertemuan tersebut.

Example 300x600

“Tukar menukar informasi mengenai keumatan, bagaimana membangun umat ke depan,” tutur Masduki.

Lebih lanjut Masduki menyampaikan, bahwa Wapres dan Miftachul Akhyar memiliki visi yang sama dalam menjaga keutuhan dan persatuan bangsa melalui implementasi Islam wasathiyah, khususnya menjelang tahun politik 2024.

“Supaya tetap tenang, tetap teduh, menjaga Islam wasathiyah dengan baik, tidak terpengaruh oleh apapun, juga tidak terpengaruh oleh suasana politik yang mungkin ke depan akan hangat,” jelas Masduki.

Di sisi lain, imbuh Masduki, kedua tokoh ini juga saling bertukar pikiran dalam upaya mendorong pembangunan bangsa. Salah satunya, melalui penyampaian aspirasi-aspirasi yang diberikan oleh masyarakat kepada mereka.

“Kiai Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU punya tanggungjawab keumatan dan juga banyak menerima aspirasi, begitu juga Kiai Ma’ruf sebagai Wakil Presiden banyak menerima aspirasi,” ungkap Masduki.

Menutup keterangannya, Masduki mengungkapkan bahwa upaya memajukan masyarakat menjadi komitmen kedua tokoh bangsa ini dalam mendukung Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

“Itu yang menjadi komitmen Wapres dan Kiai Miftachul Akhyar yang tadi dibicarakan,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *