Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Dukung Pariwisata Nasional, Kepala BSKDN Harap Sumba Timur Tingkatkan Inovasi Berbasis Potensi

96
×

Dukung Pariwisata Nasional, Kepala BSKDN Harap Sumba Timur Tingkatkan Inovasi Berbasis Potensi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Spread the love

Sumba Timur, Lintas5terkini.com – Sektor pariwisata terbukti mampu menopang perekonomian bangsa. Hal ini karena sektor tersebut banyak menyumbang devisa bagi pemerintah, di luar minyak dan gas bumi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung perkembangan pariwisata nasional adalah dengan terus meningkatkan inovasi sesuai potensi masing-masing daerah. Tidak terkecuali bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur yang terus berupaya meningkatkan inovasinya terutama di sektor pariwisata.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo saat menjadi narasumber dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang mengusung tema “Pembinaan Inovasi Daerah pada Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)”. Kegiatan tersebut berlangsung di Sumba Timur, Senin (22/5/2023).

Example 300x600

Lebih lanjut, Yusharto mengatakan Provinsi NTT memiliki tiga sektor penting yang menjadi ujung tombak ekonomi daerah tersebut. Tiga sektor itu meliputi sektor peternakan, pertanian, dan pariwisata. Dari ketiga sektor tersebut, pariwisata menjadi yang paling potensial untuk dikembangkan.

“Terutama pariwisata jika dikelola dengan sangat baik, akan menjadi prioritas tinggi di tingkat nasional. Nah ini dikatakan akan menghasilkan industri wisata yang akan memberikan kontribusi terbesar dalam penyelenggaraan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pengembangan sektor pariwisata baru akan maksimal jika didukung dengan pengembangan inovasi dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam sektor tersebut. “Untuk itu kita perlu membentuk ekosistem inovasi sehingga setiap daerah dapat mengembangkan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Yusharto juga mengungkapkan, berdasarkan data pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2022 Kabupaten Sumba Timur merupakan daerah terinovatif dalam kategori daerah tertinggal. Kendati demikian, Yusharto tetap berpesan agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kabupaten Sumba Timur terus saling bekerja sama dan berkolaborasi dalam mengembangkan inovasi. Dengan cara itu, Sumba Timur diharapkan tetap menjadi daerah terinovatif di tengah kabupaten lainnya di Provinsi NTT.

“Untuk itu kami berharap ke depannya kondisinya akan jauh lebih baik, yang sudah ada dipertahankan terus (nilai IID tahun 2022), terus inovatif jangan kendur,” pungkasnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *