Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Nasional

Pentingnya Sinergi dengan Insan Perfilman dalam Membentuk Citra Polri

×

Pentingnya Sinergi dengan Insan Perfilman dalam Membentuk Citra Polri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Lintas5terkini.com – Divisi Humas Polri menyelenggarakan kegiatan pertemuan dengan Production House (PH) T.A 2024 bertemakan “Sosialisasi Penggunaan Seragam Dinas Polri Serta Etika Kepolisian Dalam Pembuatan Film Layar Lebar, Film TV, Serta Sinetron“, di Arion Suites Hotel Kemang Jakarta Selatan, Rabu (21/2/2024).

Kepala Biro (Karo) Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PID) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, yang mewakili Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho dalam sambutannya, menyampaikan dalam menanggulangi dan mengantisipasi munculnya citra yang tak diinginkan, maka perlu terciptannya koordinasi dan komunikasi yang baik antara pihak Kepolisian dan Insan kreatif yang bernaung dibawah PH.

Example 300x600

Brigjen Pol. Tjahyono berharap dengan adanya sosialisasi ini bisa tercipta sinergitas, kerja sama, dan komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dan insan perfilman. Sehingga apa yang menjadi produk Kreatif dari PH akan selaras dengan apa yang menjadi harapan masyarakat terhadap Polri.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel. Turut hadir sebagai Narasumber yaitu Kapusjarah Polri Brigjen Pol. Hari Nugroho, Karowabprof Divpropam Polri Brigjen Pol. Agus Wijayanto, dan Ketua umum persatuan perusahaan Film Indonesia Deddy Mizwar. Kegiatan Diskusi Panel dipandu Oleh Ipda Almirah.

Brigjen Pol. Hari Nugroho dalam kesempatan tersebut menyampaikan penggunaan seragam Polri, mulai dari penutup kepala, seragam, hingga alas kaki. Selain itu, Brigjen Pol. Agus Wijayanto menyampaikan etika profesi kepolisian dalam perfilman yang berdasarkan Peraturan Polisi (Perpol).

Dalam kesempatan yang sama, Deddy Mizwar mengapresiasi kegiatan seperti ini. Menurutnya, bisa membangun hubungan baik di dalam industri perfilman antara Polri dengan PH.

Menurutnya, perlu dilakukan pendampingan oleh pihak kepolisian wilayah setempat pada saat pembuatan film. Selain itu perlu memiliki pemahan terhadap etika kepolisian.

Deddy berharap kegiatan berikutnya dapat mengundang juga asosiasi produser, sutradara serta perwakilan tim lapangan untuk mengetahui tentang seragam ataupun etika kepolisian dalam perfilman. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *