Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

APBN per Maret 2023 Surplus Sampai Rp 128,5 Triliun, PSI: Bagaimana dengan APBD di Setiap Daerah?

605
×

APBN per Maret 2023 Surplus Sampai Rp 128,5 Triliun, PSI: Bagaimana dengan APBD di Setiap Daerah?

Sebarkan artikel ini
Andre Vincent Wenas, Ketua DPP PSI / Juru Bicara bidang Ekonomi.
Example 468x60
Spread the love

Jakarta, Lintas5terkini.com – Surplusnya APBN per Maret 2023 yang sampai Rp 128,5 triliun mendapat tanggapan positif dari Partai Solidaritas Indonesia, itu artinya 0,61% dari PDB Indonesia. Tapi bagaimana dengan kinerja APBD di setiap perovinsi dan kabupaten/kota?

“Pengelolaan yang ekstra hati-hati, atau prudent dan transparan perlu juga diikuti oleh pemerintah daerah dengan secara rutin atau berkala melaporkan ke publik kinerja APBD mereka masing-masing. Masyarakat harus diedukasi mengenai anggaran daerahnya masing-masing, bagaimana membaca laporan keuangan serta pos-pos apa saja yang penting diperhatikan serta perlu dipantau bersama,” ujar Andre Vincent Wenas, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia, dalam keterangannnya Kamis, 27 April 2023.

Example 300x600

Dikatakan lebih lanjut, “Kita belajar dari APBN yang rutin dilaporkan oleh Menkeu, seperti kinerja sampai bulan Maret 2023 yang masih mencatatkan surplus. APBN yang surplus mencapai Rp 128,5 triliun karena realisasi pendapatan negara yang lebih tinggi dibanding belanjanya. Sampai akhir Maret 2023 pendapatan negara mencapai Rp 647,2 triliun. Nilai tersebut setara dengan 26,3% dari target APBN tahun ini sebesar Rp 2.463 triliun. Pendapatan negara ini tumbuh 29% dibanding tahun lalu.”

Lalu, “Realisasi belanja negara sampai bulan Maret mencapai Rp 518,7 triliun. Ini setara dengan 16,9% dari target pemerintah yang sebesar Rp 3.061,2 triliun. Mengalami kenaikan 5,7% dari total belanja Maret 2022.”

“Akan lebih menarik kalau disampaikan pula pos-pos pendapatan mana saja yang mencapai atau melebihi target. Dan pos-pos mana saja yang belum mencapai target. Begitu juga dari sisi belanjanya. Ini untuk membangun rasa kepedulian dan perhatian yang lebih detail, baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerahnya masing-masing.”

“Masyarakat di edukasi untuk lebih peduli kepada anggaran daerahnya serta kritis membacanya. Bersama-sama dengan parlemen daerahnya, sehingga eksekutif jadi lebih berhati-hati. Dengan begitu partisipasi politiknya jadi semakin bermutu dari waktu ke waktu,” kata Ketua DPP PSI itu mengakhiri perbincangannya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *